Jumat, 27 Oktober 2017

Dwi Vina Shinta Mulyawati
Tempat Tanggal Lahir Bekasi, 12 Mei 2000
Siswi di SMK JAKARTA TIMUR 1
kelas XII AKUNTANSI 1
ig:// dwivin
assalamualaikum ukhti kali ini saya akan ngasih sedikit pelajaran buat kita semua sebagai wanita muslimah. Bersumber dari @unialfi 

Sebuah kisah nyata dimana seseorang ibu tidak tahan hatinya melihat anak gadisnya yang baru saja dikuburkan. Tapi karena ada satu dua hal, kuburan yang baru beberapa saat digali kembali, dengan alasan otopsi.

Apa yang dilihat? Innalillahi wa inna illaihhii rojiun 
Paku-paku yang besar yang panjangnya seperti jari tengah manusia menancap dikepalanya dan masuk hingga kedalam tengkoraknya dan Nampak wajah tersiksa (Sakit amat parah) dari gadis itu. ibunya menangis lalu berkata:

Begini ceritanya.....
Anak saya ini ketika masa hidupnya paling melawan ketika saya suruh berhijab. Ketika saya suruh dia memakainya, 
"Pakailah nak.... ayolah pakai.... ini aurat sayang...."
"Alah mak !!!! udah gak jaman!! kuno! susah juga cari kerja kalau pakai kek ini! gak Cantik! udahlah! emak aja yang pake sana!"
(Selain itu) saya belikan dia jilbab yang mahal, biar dia percaya diri ketika dia memakainya. Ternyata dia hinakan itu lalu membuangnya, lalu menginjak-injakinya lalu berkata:
 "Ini (jilbab) untuk pel (pembersih) aja, mak!"

Begitulah dia (gadis) itu membenci jilbab (hijab). Allah memang tidak membalasnya di dunia. Tetap (janji) Allah membalasnya di akhirat. 


Nabi Muhammad SAW bersabda :
"Ada dua golongan penghuni neraka yang Aku belum pernah melihatnya : Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mirp ekor sapi untk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang BERPAKAIA namun TELANJANG (KETAT) dan (dengan bangga) berlenggak-lenggok, kepalanya bergoyang-goyang bak PUNUK UNTA. Mereka itu TIDAK MASUK SURGA bahkan TIDAK PULA MENCIUM BAU SURGA. Padahal sesungguhnya wangi Surga itu bisa tercium dati jarak sekian & sekian" (HR.Muslim)


Ayolah ukthi mari sama sama kita menutup aurat. Berikut ini merupakan bukti bahwa kita akan terlihat cantik jika menggunakan hijab 









wassalamuallaikum. 

SAYA BELUM PANTAS BERJILBAB?

SAYA BELUM PANTAS BERJILBAB?





Kita Sedang Hidup di Era "Kids Zaman Now"

Yang ketika berbagi kebaikan pun, kita harus berhati-hati. Jangan sampai melukai hati mereka hingga mereka tak mau mendengar kita. Mereka bukan tak mau dengar, mereka hanya tak bisa dikerasi dan diajak dengan paksa. Ajaklah mereka dengan lembut, jangan ceramahi dan judge mereka seakan semua kesalahan ada pada mereka, sebenarnya mereka sudah tau "kebenaran itu", mereka sudah tau bahwa perintah berjilbab ada di kitab mereka, mereka tau bahwa yang berbicara bukan manusia melainkan Tuhan mereka.

Tapi kenapa sebagian dari mereka pura-pura tak tau?
Kenapa mereka mengabaikan pesan yang jelas2 langsung turun dari Allah?
Kenapa mereka mengabaikan perintah yang jelas ada di Al-quran sedang mereka membenarkan setiap ramalan dan buku2 yg telah mereka baca?
Kenapa pesan dan nasehat dari pacar dan idolanya lebih dia dengarkan daripada perintah Tuhan?
Kenapa mereka memilih akan berjilbab setelah akhlak mereka baik?

Ingat, tidak ada hati manusia yang bersih
Tidak ada yang suci perangainya kecuali Rosululullah

Lalu tunggu apa?
Kita banyak dosa
Jangan tumpuk dosa

Hati-hati dengan matinya hati, hati-hati dengan redupnya cahaya hati. Semakin kita mengabaikan, itu berarti pertanda bahwa kita semakin jauh dari Tuhan.

Husnudzon saja, hidayah memang Allah yang beri. Kita (yang juga banyak dosa aib ini) hanya punya hak untuk berbagi kebaikan. Selepas itu, kembalikan pada diri mereka, dan fokuslah untuk terus instropeksi diri. Jangan pernah judge orang ketika kita niat berbagi kebaikan, temani dan bimbing siapapun mereka dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Yuk tag & share (repost) ke temen2mu, biar bareng-bareng support, rame-rame hijrah, biar makin semangat hijrahnya.